Menu Close

EXPLORE GUA RATU DESA MADURA

17, November 2019, Menanggapi isu yang berkembang dimasyarakat bahwa ada salah satu Objek Wisata yang mirip dengan “Gua Putri” yang sedang diajukan menjadi Cagar Budaya Nasional oleh Kabupaten Ogan Komering Ulu, tidak kalah menarik dari Gua Putri dan untuk ditindak lanjuti Objek Wisata yang dimiliki Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yaitu “GUA RATU” berada di Desa Madura Kecamatan Buay Sandang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Seperti yang kita ketahui bahwa Gua pada kehidupan prasejarah memiliki fungsi yang beragam mulai dari sebagai tempat perlindungan diri, penyimpanan, mengabadikan lukisan atau kondisi-kondisi dimasa itu, dan lain sebagainya, Keberadaan Gua Ratu ini telah lama diketahui masyarakat setempat dan berdasarkan keterangan Pemangku Adat yang Paham tentang Gua ini bahwa Gua Ratu sempat digunakan oleh masyarakat sebagai tempat budidaya sarang burung walet yang sekarang sayangnya sudah tidak dimanfaatkan lagi. Melihat dari histori keberadaan Gua ini, Pemerintah OKU Selatan dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang membidangi “Resfect” terhadap objek wisata ini dengan melakukan explore kondisi Objek tersebut serta menggali nilai-nilai sejarah yang terdapat terdapat didalamnya. Pemangku Adat dalam hal ini menceritakan nilai sejarah¬† terbentuknya yang konon Gua ini adalah buatan Seekor Naga, adanya gua ini pada zaman dahulu bahwa ada seorang putri yang bersumbar apabila ada yang bisa mengeringkan Danau maka¬† dia akan menikahinya. tersebutlah seorang pemuda atau seorang raden yang menyanggupi permintaan ratu ini dengan dibantu oleh naga. selintas sejarah terbentuknya gua ratu yang nantinya akan di lengkapi lagi oleh Pemangku Adat Desa Madura, sedangkan bukti keberadaannya yaitu dengan telah ditemukannya peninggalan situs sejarah yaitu “kubang naga”.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Darmawan, SE., M.Si menjelaskan bahwa GUA RATU merupakan Sumber Daya Alam yang luar biasa dengan perkiraan ini mungkin sudah berumur ratusan tahun atau bahkan ribuan tahun dan belum pernah dilakukan penelitian apakah disini terdapat situs-situs purbakala yang terpendam atau terdapat nilai-nilai sejarah yang berhak untuk diteliti. lebih lanjut Darmawan, SE., M.Si menjelaskan bahwa setelah dari explore ini akan dilaporkan kepada Bupati sebagai Pimpinan dan DPRD untuk dibahas lebih lanjut Pemerintah dalam hal ini tanggap terhadap objek wisata tersebut dengan nantinya akan mengacu kepada PERPRES No.09 Tahun 2019 tentang Taman Bumi/GEOPARK terangnya.

Untuk menempuh Goa ini dibutuhkan waktu 23 Menit dari Pusat Kota Muaradua dengan memakai Roda 4 dan dari Desa Madura ke Goa ini membutuhkan waktu +-15 Menit untuk pejalan kaki membutuhkan waktu 35 Menit agar sampai dimulut Goa Ratu.

Penulis : Admin disparbud OKUS
Download Semua Photo Survei Klik Link dibawah.